Perjalanan dan Rute Menuju Pantai Sawarna

Assalamualaikum wr wb sobat, nama saya tyan pada kesempatan ini melalui blog dosatangan ini ingin sedikit berbagi cerita mengenai perjalanan-perjalanan traveling saya, hehehehe. Yah walaupun masih jauh banget kalau disebut traveler, wkwkwk seenggaknya gak ada salahnya saya berbagi pengalaman ke para pembaca :D

Pada Artikel kali ini saya akan berbagi cerita pengalaman pergi ke pantai selatan, yaitu Pantai Sawarna. Sedikit info pantai sawarna berada di daerah laut selatan terletak di kecamatan Bayah, kabupaten lebak panten, atau untuk info lengkap sobat bisa searching di google , hehehehe

Perjalanan saya menuju pantai sawarna dimulai dari pukul 06:00 WIB, saya beserta rekan saya bernama septian berangkat dari Semanan ( Jakarta Barat ) dengan menggunakan motor matic vario. Dalam hati nekat aja karena belum pernah sama sekali kesana, buta rute jalan, dan hanya bermodalkan sebuah aplikasi penuntun bernama Waze, wkwkk, akhirnya kita beranikan diri berangkat.

Setelah selesai melihat-lihat rute mana yg akan kami lewati, akhirnya kami memutuskan melalui jalur serang, sekitar 300km dari tangerang. Kami dari semanan pergi melalui arah jalan raya serang, lalu menuju rangkas bitung. Melalui rute ini bisa dibilang lumayan enak, karena masih sedikit kendaraan yang lewat dan lumayan lancar. Setelah tiba di Rangkas Bitung, saya dan septian memutuskan untuk beristirahat sebentar disebuah warung kopi, karena perjalanan masih jauh dan supaya engga ngantuk, hehehehe.


Selesai beristirahat sejenak melepas lelah, lalu kami melanjutkan perjalanan kembali menuju sawarna, kami kembali jalan dari rangkas bitung menuju ke arah Cileles lalu menuju malingping. Nah dari malingping ini sebenernya sudah mulai dekat sobat, karena disini sudah ujung bawah pulau jawa, wkwk. Disini sobat sudah mulai bisa melihat pemandangan laut-laut dipinggir jalanan, asik kan!

Sambil jalan melihat pantai aduhai nikmat banget, apalagi kalo ditemenin pacar, halah , wkwkwk. Nah dari sini kita berdua istirahat lagi, karena perut udah mulai keroncongan, maka kita putusin cari warung makan didaerah pinggir pantai. Sekedar info , warung makan disini tempatnya asik dan gak terlalu mahal. Saya sendiri makan pake sayur dan ikan plus es teh Cuma 20rb loh, apalagi ditambah pemandangan pinggir laut yang aduhai, jadi makin betah hehehehe.

Dan akhirnya, setelah melalui perjalanan kurang lebih 7 jam akhirnya kita sampai juga di pantai sawarna, huffth , badan udah ngerasa gak enak wkwkwkwk. Oh iya di sawarna ini ada beberapa pintu masuk pantainya, untuk semuanya saya kurang tau harga tiket masuknya, tapi yang kita masukin ini ( yg ada jembatan kecilnya) harganya 10rb per orang. Dan pas kamu masuk nanti banyak sekali rumah-rumah warga yang beralih fungsi jadi tempat sewa penginapan/villa.

Untuk harga penginapan di panta sawarna kurang tau jelas juga berapa, tapi ada informasi rata rata 150rb keatas untuk yang tipe rumah kecil non AC, kalau yg AC dan full fasilitas kayaknya agak mahal. Untungnya saya dapet penginapan yang agak murah, Cuma 80rb wkwkwkwk, itupun nawar dengan wajah melas dari warga sekitar, wkakakakaka.

Setelah sampai kedalamnya, untuk kamu yang naik motor harap berhati-hati, karena medan pasir di pantainya membuat sulit untuk kendaraan beroda berjalan diatasnya (harus agak sedikit didorong).

pantai sawarna

Setelah disambut oleh pantai sawarna, disini kamu bisa bersantai ria di tempat duduk atau bale-bale yang tersedia disekitaran pantai (untuk bale kayaknya bayar, tapi bangku-bangkunya enggak). Pokoknya nikmat deh, terbayar sudah rasa lelahmu begitu melihat pantai, hehehehe sok anak pantai banget gw.

pantai sawarna


pantai sawarna

Disini sobat juga bisa menikmati indahnya seja pantai di sore hari, apalagi ditemani secangkir kopi, haseekkkk.

pantai sawarna


pantai sawarna

Nah, setelah kita selesai menikmati senja di pantai, akhirnya haripun sudah mulai gelap, dan kamipun menuju perumahan-perumahan warga untuk mencari penginapan sementara. Kebetulan ada seorang warga sekitar yang baik hati yang memberikan penginapan murah kepada kita dengan harga Cuma 80rb permalam. Itupun dengan sedikit melas muka nawarnya, wkwkwkw. Tapi daripada gak ada tempat istirahat ya cuek aja, hehehe.

Setelah nyenyak tidur semalaman, dipagi harinya kami bergegas untuk bersiap-siap pulang kembali ke Jakarta. Setelah selesai mandi, kita pun berpamitan kepada sang pemilik penginapan untuk pulang. Tapi sebelum pulang kita sempat berfoto-foto dulu dipantai, hehehe.

pantai sawarna

Nah ada yang menarik untuk rute perjalanan arus balik kami menuju jakarta. Kalau pada berangkat nya kita lewat jalur serang, kali ini kita memutuskan untuk melewati jalur puncak, yaitu melewati cibeber – rumpin, bogor, jasinga, dan sampai di tangerang.

Lewat jalur ini bisa terbilang cukup sulit, karena terdapat banyak bebatuan sepanjang perjalanan, yang membuat kendaraan sulit berjalan. Akan tetapi untuk kalian yang suka akan tantangan dan suka menikmati pemandangan hutan-hutan dan alam bebas nampaknya hal tersebut bisa terbayar karena pemandangannya yang indah dan udaranya yang sejuk.

 


Lewat jalur ini menuju jakarta membutuhkan waktu yang agak sedikit lebih lama dibanding melewati jalur malingping dan serang. Karena jalannya yang cukup berkelok-kelok dan agak berbahaya jika dibawa dengan ngebut.

Nah itulah sedikit cerita pengalaman saya berwisata ke pantai sawarna, semoga membantu kawan-kawan semua yah, dan mohon maaf jika ada salah penulisan, terima kasih!

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Perjalanan dan Rute Menuju Pantai Sawarna"

Posting Komentar